Kamis, 07 Mei 2009

Sosis, kornet, dan nuggets

Makanan sosis, kornet, dan nuggets nikmat dan lezat. Makan untuk sarapan, teman makan siang atau malam sama nikmat dan lezatnya. Nikmatilah kelezatan olahan limbah makanan tulang-belulang ini selama belum ada larangan resmi dari Pemerintah RI. Isi pernyataan ini memang akan menimbulkan pertanyaan lanjutan, dan inilah membuat saya terkejut. Ketiga makanan itu ternyata merupakan makanan sehari-hari yang praktis dengan citarasa yang mengundang selera semua umur penikmat. Mengapa mesti ada larangan terhadap ketiga jenis makanan yang enak dan lezat, selama efek negatifnya belum ditemukan? Simaklah isi pernyataan berikut ini.

Sebenarnya pemerintah harus mulai memperkuat agroindustri perunggasan tradisional peternakan itik sebagai penyeimbang. Kelembagaan peternakan rakyat ini sebenarnya sudah amat kuat. Hanya alokasi modal dan fasilitas lain tidak pernah tertuju ke mereka, sebab mereka bukan penguasaha yang punya kapling dalam Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia. Jika para peternak itik yang sudah massal pun tak tersentuh perhatian pemerintah, ayam kampung lebih tak terperhatikan lagi. Rakyat memang harus tabah dalam menerima Petaka
Sodom dan Gomora modern berupa wabah flu burung, demikian isi pernyataan F. Rahardi, wartawan, penyair, penulis artikel “Petaka Sodom dan Gomora”, Kompas, Jumat 19/1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar